![]() |
Masjid Tinghoa di Pakuan-Lombok Barat. |
ErakiniNews | Lombok - pulau seribu masjid yang dikenal dengan keindahan alamnya yang memukau, kini semakin bersinar sebagai destinasi wisata religi.
Di tahun 2025, tepatnya di Ramadan 1446 H ini, wisatawan tidak hanya akan disuguhkan dengan laut biru yang menawan dan pantai pasir putih, tetapi juga dapat menemukan kekayaan budaya Islam di pulau ini melalui lima masjid terindah dan terunik yang dapat menjadi ikon wisata religius.
Berikut adalah masjid yang wajib masuk daftar list wisata religi yang wajib dikunjungi ketika berada di Lombok:
1. Masjid Raya Hubbul Wathan-Islamic Center NTB.
Dikenal sebagai landmark Kota Mataram, masjid ini memiliki desain futuristik yang mengesankan.
Islamic Center NTB tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pendidikan Islam.
Daya tarik utama dari masjid ini yaitu menara 114 meter dan ornamen kaligrafi yang indah.
Dengan area terbuka yang luas dan pemandangan tengah kota yang menawan, masjid ini menjadi lokasi favorit bagi wisatawan untuk berfoto dan menikmati semangat religius yang memancar di sekitarnya.
2. Masjid terbesar kedua setelah Masjid Raya Hubbul Wathan Islamic Centre NTB. Masjid dengan bangunan berbentuk bujur sangkar dan atapnya berbentuk limas. Desainnya disebut-sebut terinspirasi dari Masjid Kuno Bayan Beleq di Bayan Kabupaten Lombok Utara, yang tercatat sebagai masjid pertama di Lombok. Arsitektur masjid syarat unsur kearifan lokal dan identitas masyarakat Lombok. Lokasinya hanya berjarak sekitar 400 meter dari pantai Kuta Mandalika, menjadikannya sebagai ikon wisata religi penunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
3. Masjid Kuno Bayan Beleq di Lombok Utara.
Masjid paling bersejarah di Lombok, diperkirakan dibangun sejak abad ke-17 dan berusia sekitar 300 tahunan ini syarat nilai dan makna budaya, sehingga menjadi salah satu cagar budaya yang patut dijaga.
Arsitektur masjid ini sangat unik karena berbentuk bangunan khas tradisional suku Sasak. Masjid yang dilibangun dengan dinding anyaman bambu, atap bertingkat dari bambu dan jerami, serta lantai tanah yang dihiasi batu kali, menghasilkan perpaduan arsitektur tradisional yang syarat dengan spiritualitas Islam.
Atapnya berbentuk tumpang atau limas, tersusun dari bilah bambu dan jerami.
Lantai masjidnya terbuat dari tanah yang dihiasi batu kali dengan ukuran sekitar 9 meter x 9 meter ini masih terjaga keasliannya.
Konstruksi masjid bertiang satu ini mengandung filosofi dunia atas, tengah dan bawah, yang disebut sebagai satu kesatuan dalam entitas kosmos masyarakat di Lombok Utara.
Meskipun masjid ini tidak lagi digunakan untuk sholat lima waktu sehari-hari, tetapi rutin digunakan untuk perayaan hari-hari besar Islam seperti Idul Fitri, Idul Adha, Maulid Nabi, dan kegiatan lainnya.
Saat perayaan keagamaan, masjid ini selalu dipenuhi oleh para pengunjung yang ingin mengikuti prosesi upacara, namun pengunjungnya diwajibkan untuk mengikuti peraturan yang ada, misalnya harus menggunakan baju adat sebelum masuk areal masjid.
Masjid bersejarah ini memiliki suasana tenang di dalam masjid ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin merasakan kedamaian dan keaslian budaya lokal Lombok.
4. Masjid Al-Akbar Masbagik Lombok Timur.
Masjid ini terletak di Lombok Timur, tepatnya di jalan provinsi yang terletak di Masbagik yang terkenal dengan menaranya yang menjulang tinggi.
Al-Akbar adalah tempat yang sangat penting bagi komunitas Muslim di Lombok Timur, dan setiap tahun rutin mengadakan berbagai acara keagamaan yang menarik pengunjung dari berbagai daerah. Masjid dengan luas sekitar 2.800 meter ini sangat indah dengan sentuhan arsitektur khas Timur Tengah. Bangunannya didominasi dengan cat berwarna emas terlihat indah dan mewah, sehingga sangat menggoda untuk dikunjungi tidak hanya untuk beribadah tetapi juga sebagai ikon wisata religi di Lombok Timur. Keunikan masjid ini adalah terdapat 9 tiang penyangga kubah utamanya yang menggambarkan kebesaran lima rukun Islam dan empat Mazhab besar dalam Islam.
5. Masjid Tinghoa di Pakuan-Lombok Barat.
Masjid indah dengan arsitektur Tionghoa yang bernama Masjid Ar-Ridwan di Desa Pakuan Narmada Lombok Barat ini, menyuguhkan keindahan arsitektur yang berbeda dengan masjid-masjid lainnya di Lombok. Selain itu, suasana damai yang menyatu dengan alam sangat terasa saat memasuki areal masjid. Masjid yang dibangun pada 2010 oleh pasangan suami istri keturunan Tionghoa yang memeluk agama Islam ini memiliki cat dengan warna merah dan kuning, khas budaya Tionghoa. Selain menjadi tempat ibadah, masjid ini juga sebagai tempat wisata religi yang sering dikunjungi oleh wisatawan dan masyarakat sekitar bersama keluarga. Dengan pesona keindahan arsitektur dan nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam setiap masjid, Lombok semakin mantap menjadi tujuan wisata religius yang patut diperhitungkan di tahun 2025.
Wisatawan tidak hanya akan mendapatkan pengalaman beribadah tetapi juga kesempatan untuk menjelajahi warisan budaya Islam yang kaya di pulau ini.
Jadi, siapkan rencana perjalanan wisata religi anda pada ramadan kali ini dan nikmati pesona Lombok yang kian mempesona.
(Ria)
0 Komentar