Breaking News

Kelezatan Takjil Berbuka Puasa: Tradisi Ramadhan Masyarakat Lombok NTB

ErakiniNews | Lombok NTB – Di tengah bulan suci Ramadhan, suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti masyarakat Lombok, Nusa Tenggara Barat. Salah satu tradisi yang paling ditunggu-tunggu adalah saat berbuka puasa, di mana berbagai jenis takjil menghiasi setiap sudut kota.

Pasar-pasar malam yang mulai dipenuhi lapak pedagang takjil menjelang senja adalah pemandangan yang tak boleh dilewatkan. Aroma menggoda dari berbagai makanan khas mulai tercium, membuat siapa saja yang melintas tak sabar untuk mencicipi. Di Lombok, takjil tidak hanya sekadar makanan, tetapi juga simbol dari kekayaan budaya dan keragaman cita rasa.

Di antara takjil yang wajib dicoba adalah Kolak Pisang, sajian manis yang terbuat dari pisang yang direbus dengan santan dan gula merah. Tidak kalah populer adalah Es Timun Suri, minuman segar yang terbuat dari timun suri yang menyejukkan di tengah terik matahari. Beberapa pedagang juga menawarkan Lemper Ayam, camilan berbahan dasar ketan yang diisi dengan ayam suwir, memberikan pengalaman sensasi rasa yang unik dan memikat.

Selain itu, masyarakat Lombok juga menikmati Keripik Tempe, yang renyah dan gurih, serta Bubur Sumsum yang lembut, disiram dengan kuah gula merah manis. Tak ketinggalan, Roti John yang kini jadi favorit, dengan isian daging dan sayuran, menambah variasi menu berbuka. Makanan-makanan ini tidak hanya lezat, tetapi juga mengingatkan pada berbagai tradisi lokal yang telah turun-temurun.

Di beberapa spot, terlihat anak-anak berlarian sambil menggendong baki berisi takjil yang mereka beli. Momen ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk berkumpul dan berbagi cerita, menambah kehangatan dalam suasana berbuka. Warga yang datang pun saling berbagi senyuman, menjalin silaturahmi di bulan penuh berkah ini.

"Puasanya terasa lebih manis saat berbagi takjil dengan tetangga," ungkap Siti, seorang ibu rumah tangga yang menjajakan takjil di depan rumahnya. Ia menambahkan, "Kami selalu mencoba menyiapkan makanan yang beragam agar anak-anak dan tetangga bisa menikmati."

Begitu matahari terbenam, suara adzan menggema, menandai saat berbuka puasa. Masyarakat Lombok dengan antusias menyantap takjil yang sudah disiapkan. Momen ini bukan hanya tentang mengisi perut, tetapi juga merayakan kebersamaan dan berbagi dalam iman.

Dengan keanekaragaman takjil yang menggugah selera, Lombok tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga dengan tradisi kuliner yang kaya dan unik. Kesederhanaan takjil berbuka puasa memancarkan makna mendalam tentang saling berbagi dan rasa syukur yang terus hidup di tengah masyarakat. 

Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga setiap suapan takjil membawa berkah dan kebahagiaan bagi kita semua.

(Ria)

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close