Breaking News

Diduga Malapraktik, Pasien WNA Keluhkan Pelayanan RSUD Tanjung

Foto: Ain Hussin
ErakiniNews | Lombok Utara - Ain Hussin (45) Perempuan, Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia mengeluhkan rasa sakit dan timbul infeksi berupa nanah pasca operasi Histerektomi atau biasa disebut pengangkatan rahim atau kandungan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung, Kab. Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Desember hingga Januari lalu.
 

Akibatnya, kini Ain Hussin harus pulang paksa dan melanjutkan pengobatan ke RSUP untuk menjalani tindakan operasi lebih lanjut sebanyak 2 kali. Karena berdasarkan hasil pemeriksaan oleh pihak medis, dinyatakan masih ada yang tertinggal (Semacam kista yang belum diangkat) (Red). 

Saat ditemui di Rumah Sakit Umum Provinsi. Ain menunjukan kekecewaan atas pelayanan RSUD Tanjung. Ia membeberkan bahwa tindakan operasi di RSUD Tanjung, dilakukan tanpa pengecekan medis dan kontrol dokter terlebih dahulu. Senin (10/2/2025).

Ia menduga peralatan operasi yang digunakan tidak steril, sehingga timbul nanah dan rasa sakit pasca operasi. "Tidak pernah dikontrol dokter selama 5 hari di RSUD Tanjung, bahkan sampai sekarang belum ada penjengukan dari pihak RSUD Tanjung," ucapnya. 

Ain mengungkap ia sangat ingin RSUD Tanjung berbenah mengenai pelayanan terhadap pasien. 

"Tolong kepada Bupati yang akan dilantik pak Najmul, atensi kinerja pelayanan RSUD Tanjung,"  ujarnya. 

Foto: Akbar
Lebih lanjut, Civitas Pemuda Kabupaten Lombok Utara, Akbar, turut menginginkan itikad baik dari RSUD Tanjung untuk menjenguk pasien dan memberi keterangan.  Akbar mengungkap jika tidak ada keterangan lebih lanjut dari pihak RSUD Tanjung, tidak menutup kemungkinan bahwa ia akan melaporkan hal ini kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI). 

Terpisah, terkait dugaan malapraktik RSUD Tanjung. Kasi Humas RSUD Tanjung, Mahsun, saat dihubungi Tim Erakini mengatakan, "Kami dalami dulu," ungkap Kasi Humas saat dihubungi via Whatsapp. Selasa, (11/02/2025).

(Sarah)

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close